ao camciicamcioo's: ABSTRAK camciio's









Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Senin, 06 Juni 2011

ABSTRAK

  Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 disebutkan bahwa keterampilan mengidentifikasi unsur intrinsik hikayat merupakan kompetensi yang harus dikuasai siswa. Tujuannya adalah agar siswa dapat mengenal, memahami, dan mengidentifikasi unsur intrinsik yang terkandung dalam hikayat. Untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi unsur intrinsik hikayat diperlukan sebuah metode yang sesuai. Salah satu metode yang dimaksud adalah metode siklus belajar (learning cycle). Dengan metode siklus belajar ini siswa lebih mudah mengidentifikasi unsur intrinsik hikayat karena pembelajaran dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap pengenalan konsep (eksplorasi), tahap pemahaman konsep (klarifikasi), dan tahap penerapan konsep (elaborasi).
              Masalah umum dalam penelitian ini adalah bagaimana metode siklus belajar meningkatkan kemampuan mengidentifikasi unsur intrinsik hikayat siswa kelas XI IPA SMA pada tahap pengenalan konsep, pemahaman konsep, dan penerapan konsep. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mengidentifikasi unsur intrinsik hikayat siswa pada tahap tahap pengenalan konsep, tahap pemahaman konsep, dan tahap penerapan konsep.
            Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian disusun dalam satuan siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penetapan subjek terteliti berdasarkan hasil analisis studi pendahuluan dan prates yang dilakukan oleh peneliti. Subjek umum yang diberi tindakan seluruh siswa kelas XI IPA, sedangkan subjek khususnya adalah 3 siswa yang memperoleh skor penilaian proses dan hasil di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan oleh sekolah yang bersangkutan.
            Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 12 Maret 2010 sampai dengan 7 April 2010 dalam dua siklus. Data penelitian meliputi data verbal berwujud tuturan lisan maupun tertulis, dan data nonverbal berupa rekaman tindakan siswa dalam foto dan tindakan yang ditranskripsikan dan dimasukkan dalam pedoman observasi, pedoman wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan.
            Hasil analisis data proses dan hasil tindakan menunjukkan bahwa pada tahap pengenalan konsep hikayat dengan mengidentifikasi unsur intrinsik hikayat secara berkelompok telah mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami hikayat dan unsur intrinsik yang terkandung didalamnya. Sedangkan peningkatan kemampuan siswa pada tahap pemahaman konsep dapat terlihat dari kemampuan siswa dalam berdiskusi untuk menyamakan konsep yang telah mereka temukan pada tahap pengenalan konsep dalam mengidentifikasi unsur intrinsik hikayat. Pemahaman konsep unsur intrinsik hikayat dari hasil diskusi yaitu, karakter (tokoh, penokohan, dan perwatakan), latar, alur, sudut pandang, tema, serta amanat. Dengan pemahaman yang telah diperoleh dari tahap pengenalan konsep dan tahap pemahaman konsep, kemampuan siswa dalam melakukan kegiatan mengidentifikasi unsur intrinsik hikayat secara individu pada tahap penerapan konsep meningkat dan melebihi KKM yang telah ditetapkan sekolah yang bersangkutan.
            Sehubungan dengan hasil penelitian ini, disarankan kepada guru untuk menggunakan metode siklus belajar dengan lebih kreatif dan inovatif dalam upaya meningkatkan kemampuan siswanya dalam mengidnetifikasi unsur intrinsik hikayat. Kepala sekolah sebagai pengambil kebijakan di lingkungan sekolah juga disarankan memberi dukungan dan fasilitas yang memadai kepada guru untuk melakukan kerjasama dengan para peneliti dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Sedangkan bagi peneliti lanjutan yang ingin menggunakan dan mengembangkan metode siklus belajar, diharapkan dapat mengembangkan metode siklus belajar pada kompetensi dasar pembelajaran sastra yang lain.

0 komentar:

Poskan Komentar