ao camciicamcioo's: BIOMA - EKOLOGI camciio's









Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Jumat, 08 April 2011

BIOMA - EKOLOGI

Ekologi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang hubungan timbal balik mahkluk hidup denagn lingkungannya , baik lingkungan abiotik maupun lingkungan biotik. jadi antara faktor abiotik lingkungan dengan faktor biotik (mahkluk hidup ) dalam ekosistem dapat saling mempengaruhi.
Dari pengan mengetahui ciri fisik abiotik akan mudah mengenal pula faktor biotik yang ada di dalamnya
Faktor abiotik merupakan faktor faktor yang membicarakan lingkungan tempat keberadaan yang mempengaruhi makhluk hidup . misalnya suhu , kelembaban , curah hujan , cahaya dll Jika pencatatan data abiotik itu konstan setiap tahunnya disebut iklim.
Jika tercatatnya dalam harian kita sebut Cuaca .OK

Jadi iklim sebagai interaksi faktor abiotik sudah tercatat tetap dengan mencatatnya dari rata rata cuaaca dalam tahunan , misalnya tercatat suhu sekitar 20 - 30 o C ya pasti Iklim Tropis .
untuk mengetahui dan memahami catatan iklim ini sebenarnya mudah
  • pedomannya bayangkan globe bumi kita
  • mulailah lihat lokasi / letak lintang
  • dari letak lintang inilah dipastikan muncullah parameter lingkungan ( faktor abiotik) yang bervariasi
  • dari Letak lintang ini - pasti mempengaruhi intensitas cahaya - intensitas cahaya berpengaruh pada suhu - suhu berbeda mempengaruhi perbedaan tekanan - tekanan beda menyebabkan angin - sehingga terjadi variasi kelembaban karena pengaruh angin dan tekanan dengan uap airnya - muncul hujan - dan hujan jelas mempengaruhi kondisi tanah dan aktifitas biosfernya OK
Jadi dengan berbedanya Faktor abiotik yang terlihat di globe tadi tentu karena keberadaan letak lintangnya (Equator/tropis , sub tropis , kutub dll) pada latitude nya maka terbentuklah lingkungan yang bervariasi sehingga tercipta Bioma ( bentangan daratan/ ekosistem terestrial )

Pengertian Bioma
Bioma adalah sekelompok hewan dan tumbuhan yang tinggal di suatu lokasi geografis tertentu atau daerah habitat darat yang memiliki vegetasi khas terhadap iklim utama sehingga tidak ditemukan di daerah lain. Bioma terbagi menjadi beberapa jenis, ditentukan oleh iklim, letak geografis, curah hujan dan intensitas cahaya mataharinya.

Istilah Bioma berhubungan dengan kumpulan species (terutama tumbuhan) yang dapat hidup di tempat tertentu di muka bumi, tergantung pada iklim regionalnya. Jadi Bioma adalah kumpulan species (terutama tumbuhan) yang mendiami tempat tertentu di bumi yang dicirikan oleh vegetasi tertentu yang dominan dan langsung terlihat jelas di tempat tersebut. Oleh karena itu biasanya Bioma diberi nama berdasarkan tumbuhan yang dominan di daerah tersebut.
Di permukaan bumi ini terdapat 7 macam bioma, dan mengapa bioma ini hanya disebutkan berada di belahan bumi utara , ini yang harus kita tahu , karena belahan utaralah yang bisa kita dapatkan daratan dari tropis hingga kutub, untuk bumi selatan hanya berujung Australia yang belum berada pada zona kutub 'sisanya ada;ah aquatika.
  • Tundra
  • Taiga
  • Gurun (padang pasir)
  • Padang rumput savana
  • Padang Rumput stepa
  • Hutan hujan tropis
  • Hutan deciduous (hutan gugur)
Marilah kita pelajari bagaimana ciri atau karakteristik dari tiap-tiap jenis bioma tersebut.

1.Tundra
Bioma tundra merupakan bioma yang terdapat di daerah lingkar kutub utara dan sebagian kecil di selatan . Pada bioma ini tidak terdapat pepohonan yang dapat tumbuh, yang ada hanya tumbuhan kecil sejenis rumput dan lumut.
  • Bioma ini terdapat di sekitar lingkar Artik, Greenland di wilayah kutub utara.
  • Di wilayah kutub selatan terdapat di Antartika dan pulau-pulau kecil disekitar Antartika.
  • Bioma tundra berdasarkan pembagian iklim terdapat di daerah beriklim es abadi (EF) dan iklim Tundra (ET).
Bioma Tundra
Bioma Tundra
Ciri-ciri bioma tundra :

  1. Hampir semua wilayahnya tertutup oleh salju/es mudahnya gurun es .
  2. Memiliki musim dingin yang panjang dan gelap serta musim panas yang panjang dan terang. Peristiwa ini terjadi karena gerak semu matahari hanya sampai di posisi 23,5° LU/LS.
  3. Permafrost (tanah bagian bawah yang membeku secara permanen)
  4. Suhu yang sangat dingin,
  5. Kecepatan angin yang tinggi dan suhu yang dingin menciptakan komunitas tumbuhan yang sama, yang disebut tundra alpine
  6. Sangat sedikit curah hujan tahunan, air tidak dapat menembus permafrost di bawahnya dan akan menumpuk di dalam kolam di atas bunga tanah yang dangkal selama musim panas yang pendek.
  7. Tundra menutupi luas yang sangat besar di Arktik, yang mencapai 20 % permukaan tanah Bumi.
Secara altituda bentang alam vertikal (berdasarkan ketinggian-altimeter) sebenarnya kita bisa juga dapatkan Tundra meskipun di daerah tropis , caranya mudah kita cari tempat / pegunungan yang sangat tinggi pada semua garis lintang. Pada area ini, mayoritas tumbuhan yang hidup biasanya berupa lumut leral , lumut rerumputan, dan pohon dari bangsa conifer, kemudian diakhiri dengan hamparan lichenes yang tertutup padang , yang disebut Bioma Tundra ( datanglah ke Pegunungan Jaya Wijaya Irian Jaya Indonesia )
Jenis-jenis vegetasi yang dapat hidup di bioma tundra misalnya lumut kerak, lumut Sphagnum, rumput dan tumbuhan pendek lainnya yang biasanya hanya berumur 4 bulan, mengingat interval matahari muncul hanya 4 bulan selebihnya 8 bulan dingan.
VEGETASI / FLORA TUNDRA
Ini Deskripsi vegetasi pada bioma tundra yang variasi profil buminya berbeda beda yang membuat perbedaan pula pada vegerasinya
  • Pada daerah yang berawa jenis vegetasi yang ada misalnya rumput teki, rumput kapas dan gundukan gambut (hillock tundra).
  • Di cekungan yang basah seperti di Greenland terdapat semak salik dan bentula.
  • Di tempat yang agak kering ditumbuhi lumut, teki-tekian, ericeceae, dan beberapa tumbuhan yang berdaun agak lebar.
  • Di lereng-lereng batu terdapat kerak, lumut dan alga.
Alga, kerak, rumput teki, rumput kapas, terna dan ericcaceae
Searah jarum jam : Alga, kerak, rumput teki, rumput kapas, terna dan ericcaceae
FAUNA TUNDRA
Karena memiliki iklim es abadi dan iklim tundra, maka wilayah bioma tundra selalu bersuhu dingin sehingga fauna yang terdapat di wilayah ini memiliki bulu dan lapisan lemak yang tebal untuk tetap membuat tubuhnya hangat. Contoh fauna di bioma tundra misalnya rus, rubah, kelinci salju, hewan-hewan pengerat, hantu elang, dan beruang kutub.
Burung Hantu - Burung Elang dan Beruang Kutub
Burung Hantu - Burung Elang dan Beruang Kutub
Jenis-jenis burung yang hidup di bioma tundra misalnya : itik, angsa, burung elang dan burung hantu. Mamalia darat berkaki empat yang berbulu tebal dan besar misalnya Muskox.
Muskox - mamalia darat berbulu lebat di bioma Tundra
Muskox - mamalia darat berbulu lebat di bioma Tundra
Selain beberapa jenis di atas, di utara bioma tundra juga mempunyai fauna khas yang lain misalnya penguin , walrus . Fauna khas yang hidup di air misalnya paus Beluga (paus putih) dan paus Narwhal (paus bertanduk).
Narwhal - Penguin - Paus Beluga
Narwhal - Penguin - Paus Beluga
Karakter yang bisa digunakan sebagai penanda tundra pada burung yang ada di tundra , punya deskripsi pada kulitnya / bulu yang berwarna putih dan hitam. Alasan muncul warna ini juga menunjukkan cara adaptasi Warna putih untuk menahan panas dari tubuh ketika musim dingin dan hitam untuk meneruskan panas ketika musim panas
2 Bioma Taiga (Coniferus)Quantcast
Bioma Taiga banyak ditemukan di belahan bumi utara, misalnya di wilayah negara Rusia dan Kanada. Bioma Taiga merupakan bioma terluas dari bioma-boma lain yang ada di bumi.
Bioma Taiga (Coniferus)
Bioma Taiga (Coniferus)
Ciri-ciri bioma taiga :
  1. Mempunyai musim dingin yang cukup panjang dan musim kemarau yang panas dan sangat singkat
  2. Selama musim dingin, air tanah berubah menjadi es dan mencapai 2 meter di bawah permukaan tanah
  3. Jenis tumbuhan yang hidup sangat sedikit, biasanya hanya terdiri dari dua atau tiga jenis tumbuhan.
Pohon-pohon utama yang tumbuh di daerah ini adalah jenis konifer, sehingga hutan yang ada di wilayah bioma taiga sering juga disebut dengan hutan konifer. Contoh jenis-jenis tumbuhan konifer tersebut adalah alder, birch, dan juniper dan spruce.
Alder Juniper dan Spruce, pohon-pohon konifer yang tumbuh di bioma taiga
Alder Juniper dan Spruce, pohon-pohon konifer yang tumbuh di bioma taiga
  • Pohon-pohon di hutan konifer mempunyai daun yang berbentuk seperti jarum dan mempunyai zat lilin dibagian luarnya sehingga tahan terhadap kekeringan.
  • Kondisi tersebut menyebabkan hanya sedikit hewan yang dapat hidup di daerah bioma Taiga, misalnya beruang, rubah dan serigala.ajax, beruang hitam.
Beruang Rubah dan Serigala, hewan-hewan yang hidup di bioma Taiga
Beruang Rubah dan Serigala contoh Fauna Taiga
Hewan-hewan yang hidup di bioma Taiga Terletak di selatan tundra, yaitu di antara daerah beriklim sedang dengan kutub. Bioma ini disebut pula bioma dengan hutan berawa atau hutan boreal.
  • Taiga adalah bioma terestrial terbesar di atas bumi yang meluas dalam suatu berkas yang lebar melintasi Amerika Utara bagian utara dan Eurasia hingga perbatasan selatan tundra arktik.
  • Taiga mengalami hujan salju yang lebat selama musim dingin.
  • Bentuk konikal (kerucut) pada banyak pohon conifer mencegah terkumpulnya salju pada cabang-cabang pohon yang kemudian mamatahkan cabang-cabang pohon tersebut.
  • Pekerjaan manusia yang kurang tepat dengan Hutan conifer ditebangi dengan laju yang sangat menghawatirkan, akan membawa pohon tua yang berdiri di antara pohon-pohon yang ada mungkin akan segera menghilang.

3 Padang pasir atau Gurun

Bioma Gurun merupakan bioma yang di dominasi oleh batu/pasir dengan tumbuhan sangat jarang. Bioma ini paling luas terpust di sekitar 20 derajat LU, mulai dari Pantai Atlantik di Afrika hingga ke Asia Tengah. Sepanjang daerah itu terdapat kompleks gurun Sahara, gurun Arab dan gurun Gobi dengan luas mencapai 10 juta km persegi.
gurun-02
Bioma gurun memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Curah hujan sangat rendah, kurang dari 25 cm / tahun
  2. Tingkat penguapan (evaporasi) lebih tinggi dari curah hujan.
  3. Air tanah cenderung asin karena larutan garam dalam tanah tidak cenderung berpindah baik karena pencucian oleh air maupun drainase
  4. Tumbuhan yang hidup di daerah gurun umumnya tumbuhan yang mempunyai daun yang kecil seperti duri dan berakar panjang.
  5. interval suhu siang malam tinggi suhu permukaan tanah di atas 60°C selama siang hari

FLORA (Xerophyt ) Adapatasi
  • Daun ditutupi oleh kutikula yang tebal
  • Akar yang panjang.
  • Sukulen atau kaktus, yang menyimpan banyak air pada batangnya dan
  • Daunnya menyempit menjadi duri
  • Kaktus yamh nerkemampuan menyerap air selama periode basah. dan mengandalkan fotosintesis CAM, suatu adaptasi metabolic untuk menghemat air dalam lingkungan kering juga terdapat Adaptasi protektif yang menghalangi pemakanan oleh mamalia dan serangga, seperti duri pada kaktus dan racun pada daun semak
FAUNA
Adaptasi
  • Aktifitas malam hari , siang membuat lubang
  • mempunyai cadangan penyimpan air
  • Hewan yang hidup unta, tikus,ular, kadal, kalajengking, dan semut. Beberapa tikus/mencit gurun tidak pernah minum, tetapi mendapatkan semua kebutuhan airnya dari perombakan metabolic biji-bijian yang dimakannya.
Kurang lebih sepertiga wilayah bumi adalah berbentuk gurun. Bentang gurun memiliki beberapa ciri umum. Gurun sebagian besar terdiri dari permukaan batu karang.
  • Bukit pasir yang disebut erg dan permukaan berbatu merupakan bagian pembentuk lain dari gurun.
  • Gurun kadang memiliki kandungan cadangan mineral berharga yang terbentuk di lingkungan kering (Inggris: 'arid') atau terpapar oleh erosi.
  • Keringnya wilayah gurun menjadikannya tempat yang ideal untuk pengawetan benda-benda peninggalan sejarah serta fosil.

4. Padang rumput

Bioma Stepa (Padang Rumput) terbentang dari daerah tropika sampai ke daerah subtropika yang curah hujannya tidak cukup untuk perkembangan hutan.

Padang rumput tanpa diselingi kumpulan pepohonan
Bioma Stepa : Padang rumput tanpa diselingi kumpulan pepohonan
Ciri -ciri bioma Stepa antara lain :
  1. Curah hujan tidak teratur, antara 250 – 500 mm/tahun
  2. Tanah pada umumnya tidak mampu menyimpan air yang disebabkan oleh rendahnya tingkat porositas tanah dan sistem penyaluran yang kurang baik sehingga menyebabkan rumput-rumput tumbuh dengan subur.
  3. Beberapa jenis rumput mempunyai ketinggian hingga 3,5 m
  4. Memiliki pohon yang khas, yaitu akasia
  5. Wilayah persebaran bioma Stepa meliputi Afrika, Amerika Selatan, Amerika Serikat bagian barat, Argentina dan Australia.
Pohon Akasia dan Semak Belukar
Pohon Akasia dan Semak Belukar diantara rumput membentuk savana
Karena merupakan daerah padang rumput maka bioma ini bayak dihuni oleh beberapa herbifora dan karnifora, contohnya antara lain :
Rusa - Antelop - Kerbau
Rusa - Antelop - Kerbau
Kanguru - Harimau - Singa - Ular
Kanguru - Harimau - Singa - Ular

Pada bioma Padang Rumput ini terdapat cukup curah hujan, tetapi tidak cukup untuk menumbuhkan hutan. Tumbuhan dominannya adalah rumput, sedangkan pohon dan semak terdapat di sepanjang sungai di daerah tersebut.
  • Padang rumput yang tersebar di bentang bumi yang bisa dijumpai adalah Padang atau veldt di Afrika Selatan, puszta di Hungaria, pampas di Argentina, steppe di Rusia, dan prairie di Amerika Utara bagian tengah semuanya adalah padang rumput.
  • Yang penting bagi padang rumput adalah pada musim kemarau, kebakaran yang kadang-kadang terjadi, dan makanan rumput oleh mamalia besar. Semuanya itu akan mencegah pembentukan semak berkayu dan pohon-pohon.
  • Padang rumput seperti praire rumput tinggi di Kansas sekali waktu menutupi sebagian besar Amerika Utara bagian tengah. Karena tanah padang rumput sangat kaya akan nutrient, habitat ini menyediakan lahan subur bagi pertanian.
  • Macam padang rumput adalah prairi rumput pendek, prairi rumput tinggi dan padang rumput tropis.
  • Prairie adalah padang rumput yang luas tanpa pohon. Sebuah padang rumput merupakan lapangan yang dipenuhi oleh rumput dan tanaman tak berkayu.
  • Dipotong untuk jerami atau dimakan oleh ternak, domba atau kambing.
  • Padang rumput abadi adalah salah satu faktor lingkungan yang melarang pertumbuhan tanaman berkayu, hal ini cukup jelas alasannya karena situasi ekstremlah yang membantu daratan itu hanya bisa ditumbuhi oleh rumput.
  • Contohnya: Padang rumput abadi antara lain
  1. Padang rumput Alpen tumbuh di dataran tinggi dan dijaga oleh kondisi iklim ekstrim / keras.
  2. Padang rumput pantai dijaga oleh semburan garam,
  3. Padang rumput gurun terjadi karena kelembaban rendah,
  4. Prairie dijaga oleh tahapan kemarau sedang dan dapat mengalami kebakaran liar.
  5. Padang rumput basah adalah wilayah semi-tanah basah yang dihujani sepanjang tahun.

5. Savana

Padang rumput yang diselingi dengan sebaran pohon yang tumbuh jarang. Hewan yang hidup pada bioma padang rumput dan savana adalah bison, gajah, jerapah, zebra, domba, biri-biri, harimau, cheetah, serigala dan ular.
  • Savana merupakan tempat di mana herbivore besar dan predator (pemangsa)-nya terlihat dengan jelas.
  • Sesungguhnya, herbivore yang dominan di sini dan pada savana lain adalah serangga, khususnya semut dan rayap.
  • Rumput dan pohon yang terpencar-pencar merupakan tumbuhan yang dominan.
  • Kebakaran merupakan komponen abiotik penting, dan spesies tumbuhan yang dominan adalah spesies yang sudah beradaptasi dengan kebakaran.
  • Pertumbuhan rumput-rumputan dan forb (tumbuhan kecil berdaun lebar) yang sangat cepat selama musim hujan menyediakan banyak sumber makanan yang banyak bagi hewan.
  • Akan tetapi, mamalia pemakan rumput besar harus bermigrasi ke padang rumput yang lebih hijau dan menyebar mencari sumber air selama periode musim kemarau.
  • Savana dibedakan menjadi dua, yaitu:
  1. Sabana murni: sabana yang pepohonan penyusunnya hanya terdiri dari satu jenis tumbuhan aja,
  2. Sabana campuran: sabana yang pepohonan penyusunnya terdiri dari berbagai jenis tumbuhan.
Bioma Stepa berbeda dengan Bioma Sabana. Perbedaan yang cukup antara Stepa dengan Sabana adalah :
  • Pada bioma Sabana merupakan padang rumput yang diselingi oleh kumpulan pepohonan besar, sedangkan pada bioma Stepa merupakan padang rumput yang tidak di selingi oleh kumpulan-kumpulan pepohonan, kalaupun ada hanya sedikit saja pepohonan yang ada.


(6.)Hutan hujan tropis (hutan basah)
Hutan basah terdapat di daerah tropika meliputi semenanjung Amerika Tengah, Amerika Selatan, Afrika, Madagaskar, Australia Bagian Utara, Indonesia dan Malaysia. Di hutan ini terdapat beraneka jenis tumbuhan yang dapat hidup karena mendapat sinar matahari dan curah hujan yang cukup.
Hutan Basah
Hutan Basah
Ciri-ciri bioma hutan basah antara lain :

  1. Curah hujan sangat tinggi, lebih dari 2.000 mm/tahun
  2. Pohon-pohon utama memiliki ketinggian antara 20 – 40 m.
  3. Cabang pohon berdaun lebat dan lebar serta selalu hijau sepanjang tahun
  4. Mendapat sinar matahari yang cukup, tetapi sinar matahari tersebut tidak mampu menembus dasar hutan.
  5. Mempunyai iklim mikro di lingkungan sekitar permukaan tanah/di bawah kanopi (daun pada pohon-pohon besar yang membentuk tudung)
Jenis tumbuhan yang hidup di daeran hutan basah antara lain :
pencekik-pohon-dan-jelutungramin-rengas-rotan-manau
Karena pohon-pohon yang terdapat di hutan tropis rata-rata tinggi dan permukaan tanahnya relatif sering tergenang oleh air, maka hewan yang banyak hidup di daerah hutan basah ini adalah hewan-hewan pemanjat sejenis primata, seperti :
gorilla-monyet-dan-simpanseorang-utan-gibbon-siamang

Sebaran hutan tropis
  • Vegetasinya tumbuh sangat rapat.
  • Jenis tumbuhan pada bioma ini sangat beraneka ragam/heterogen, mulai dari tumbuhan pendek yang hidup di dasar hutan hingga tumbuhan yang berukuran tinggi.
  • Juga ada tumbuhan epifit (tumbuhan yang tumbuh pada pohon yang mempunyai naungan/kanopi, seperti anggrek) dan liana (tumbuhan yang memanjat pada tumbuhan lain, seperti rotan).
  • Hewan-hewan yang hidup pada hutan ini antara lain monyet, macan kumbang, harimau, tapir, gajah, dan bermacam-macam burung.
  • Hutan hujan tropis memiliki stratifikasi vertical yang sangat jelas.
  • Pohon-pohon pada kanopi (bagian dedaunan paling atas yang saling bersambungan dalam lingkungan hutan yang dibentuk oleh tajuk pepohonan) membentuk lapisan yang paling atas.
  • Kanopi itu sering kali rapat, sehingga hanya sedikit sekali cahaya yang dapat mencapai tanah di bawahnya.
  • Ketika suatu pembukaan terjadi pada kanopi, barangkali karena pohon tumbang, pohon lain dan tanaman merambat yang berkayu akan tumbuh secara cepat.
  • Bersaing untuk mendapatkan cahaya dan ruang ketika mengisis celah tersebut.
  • Banyak pohon ditutupi oleh epifit (tumbuhan yang tumbuh di atas tumbuhan lain, bukan di atas tanah), seperti anggrek dan bromelia.
  • Curah hujan yang sangat bervariasi di daerah tropis, merupakan penentu utama vegetasi yang tumbuh dalam suatu wilayah.
  • Pada daerah dataran rendah yang memiliki musim kering yang lama atau curah hujannya jarang, hutan kering tropis akan dominan.
  • Tumbuhan yang ditemukan disini merupakan campuran pohon dan semak berduri banyak serta tumbuhan berair banyak (sukulen).
  • Pada wilayah dengan musim kemarau dan musim hujan yang luas, pohon gugur tropis menjadi dominan.

7.Decidious Forest / Hutan Gugur

Terdapat di daerah yang memilki 4 musim (musim semi, panas, gugur dan dingin).

Pohon-pohon gugur yang padat dan tegak berdiri merupakan cirri khas hutan gugur, seperti hutan di Great Smoky Mountains National Park di North Carolina.
  • Hutan gugur ditemukan di seluruh garis lintang pertengahan di mana terdapat cukup air untuk menyokong pertumbuhan pohon-pohon besar.
  • Hutan gugur lebih terbuka dibandingkan hutan hujan.
  • Hutan gugur memiliki lapisan vertical yang jelas, yang meliputi satu atau dua strata pohon, di bawahnya terdapat semak, dan di bagian dasar terdapat tumbuhan herba.
  • Pohon-pohon hutan gugur menggugurkan daunnya sebelum musim dingin, ketika suhu yang ada terlalu rendah untuk terjadi fotosintesis yang efektif dan kehilangan air melalui transpirasi tidak dengan mudah digantikan dari tanah yang beku.
  • Banyak hewan mamalia hutan gugur juga memasuki keadaan dorman musim dingin yang disebut hibernasi, dan beberapa spesies burung melakukan migrasi ke wilayah dengan iklim yang lebih hangat.
  • Hampir semua hutan gugur asli di Amerika Utara dirusak oleh penebangan hutan untuk mendapatkan kayu dan penebangan untuk lahan pertanian serta pembangunan kota.
  • Berlawanan dengan bioma yang lebih kering, hutan-hutan ini cenderung pulih setelah gangguan, dan saat ini kita melihat pohon-pohon gugur mendominasi daerah yang kurang dikembangkan jauh di atas kisaran sebelumnya.
  • Tumbuhan yang dominan adalah tumbuhan berdaun lebar, seperti pohon oak, elm, maple dan beech.
  • Pohon-pohon di hutan ini menghijau pada musim panas, dan menggugurkan daunnya pada musim gugur, dan pada musim dingin daunnya ‘habis’.
  • Memasuki musim semi pohon-pohon tersebut mulai menumbuhkan daunnya.

0 komentar:

Poskan Komentar