ao camciicamcioo's: 3 FAKTOR PERTUMBUHAN camciio's









Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Jumat, 08 April 2011

3 FAKTOR PERTUMBUHAN

3 FAKTOR PERTUMBUHAN

Pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup merupakan hasil interaksi dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan adalah gen, nutrisi, hormon, dan lingkungan.
1. Gen ( Genetik )
Gen adalah faktor pembawa sifat menurun yang terdapat di dalam sel makhluk hidup. Gen berpengaruh pada setiap struktur makhluk hidup dan juga perkembangannya, walaupun gen bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi. Artinya, sifat-sifat yang tampak pada makhluk hidup seperti bentuk tubuh, tinggi tubuh, warna mata, warna bulu pada hewan, warna bunga, penambahan ukuran, dan sebagainya dipengaruhi oleh gen yang dimiliki.
Pada contoh disamping dapat dibuktikan bahwa masing-masing individu memiliki gen yang berbeda. Terlihar pada gambar disamping bahwa warna tubuh pada gambar ikan disamping berbeda, hal ini disebabkan oleh gen yang dibawa oleh sel-selnya sama-sama berbeda.


2. Nutrisi ( Makanan )
Nutrisi atau Makanan berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Fungsi nutrisi antara lain :
a. Sebagai pembangun tubuh makhluk hidup. Sampai batas usia tertentu manusia akan mengalami pertumbuhan, yaitu bertambah tinggi dan besar. Hal ini dapat disebabkan karena setiap hari manusia makan makanan yang cukup bergizi. Sama dengan manusia, tumbuhan juga membutuhkan makanan. Seperti halnya fotosintesis, tumbuhan membuat makanan melalui fotosintesis. Makanan bagi tumbuhan ada 2 yaitu unsur hara dan air. Apabila keduanya tak ada, maka tumbuhan hijau tak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Hal ini menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan menjadi tidak sempurna. Bahkan, kekurangan satu bahan pokokpun yang dibutuhkan oleh tumbuhan dapat menyebabkan pertumbuhan dan perkembangannya terganggu.

3. Hormon ( Zat Tumbuh )
Hormon merupakan senyawa organik( zat kimia ) pada manusia dan sebagian hewan. Hormon dihasilkan oleh kelenjar ENDOKRIN. Endokrin merupakan kelenjar buntu, artinya kelenjar itu tak memiliki saluran. Oleh karena itu, hasil ekskresi kelenjar endokrin langsung masuk ke pembuluh darah. Hormon diedarkan ke seluruh tubuh melalui darah. Pada manusia, hormon pertumbuhan (Growth Hormone/ GH) memengaruhi kecepatan pertumbuhan. Pertumbuhan luar biasa pada manusia yang memiliki kelebihan hormon dapat mengalami penyakit Gigantisme. Pada gambar dibawah ini dapat dibedakan orang yang mengalami gigantisme dengan orang yang mengalami penyakit Kretinisme.
Kretinisme adalah penyakit kekurangan hormon. Hal ini disebabkan oleh kekurangan hormon tiroksin pada masa kanak-kanak. Kretinisme juga memengaruhi pertumbuhan mental yang terbelakang, sehingga perkembangannya juga terhambat. Sedangkan pada tumbuhan terdapat hormon yang sudah diketahui, yaitu auksin, giberelin, dan sitokinin. Auksin digunakan untuk perangsang pertumbuhan bunga dan buah, mengembangkan sel-sel tumbuhan menjadi panjang, menggiatkan pertumbuhan kambium, dan memengaruhi pertumbuhan tunas ketiak/aksial. Giberelin mempercepat pertumbuhan, menyebabkan tumbuhan menjadi lebih tinggi dari normal, dan menyebabkan tumbuhan berbunga lebih cepat. Sedangkan sitokinin memengaruhi pertumbuhan sel, memengaruhi pertumbuhan tunas. Selain merangsang pertumbuhan, ada juga fitohormon yang bersifat sebagai penghambat pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.

4. Lingkungan
Pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup terurama tumbuhan sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Faktor lingkungan disini adalah faktor lingkungan fisik. Faktor lingkungan yang berperan memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan terutama dalah suhu, udara, cahaya, dan kelembapan.
  • Suhu Udara : Pada tumbuhan tertentu membutuhkan suhu tertentu. Pabila di suhu yang panas maka pembentukan daun mungkin berkurang. Apabila di suhu yang lumayan, maka pertumbuhan dimungkinkan untuk tumbuh lebih baik.
  • Cahaya : cahaya hukumnya mutlak bagi semua tumbuhan hijau guna sebagai pembantu proses fotosintesis. Namun, cahaya juga sebagai penghambat pertumbuhan. Karena cahaya akan menyebabkan zat tumbuh menjadi zat yang menghambat pertumbuhan.
  • Kelembapan : Sampai batas-batas tertentu, tanah dan udara yang lembab berpengaruh baik pada pertumbuhan pada tanaman. Hal ini karena air yang diisap oleh tanaman lebih banyak dan lebih sedikit air yang diuapkan sehingga menyebabkan pembentangan sel-sel. Dengan demikian, sel-sel tanaman akan lebih cepat mencapai ukuran yang maksimum.
Sebenarnya mahluk hidup memiliki saat pertumbuhan dan saat perkembangan. Menurut para teman-teman saya di sekolah pertumbuhan dan perkembangan memiliki beda arti, yaitu :
1. Pertumbuhan
Pertumbuhan memiliki arti yaitu proses bertambahnya volume tubuh, bertambahnya sel-sel tubuh, bertambah tingginya badan, dan lain-lain. Hal ini mengakibatkan kita semua bisa tumbuh menjadi besar dan dapat menjadi anak yang lebih tinggi. Hal-hal pertumbuhan dapat dikaitkan dengan perkembangan.
2. Perkembangan
Perkembangan adalah proses menuju kedewasaan suatu makhluk hidup dari fase anak-anak ke fase dewasa. Hal ini dapat ditunjukkan oleh manusia sendiri seperti tumbuhnya kumis bagi laki-laki dan mematangnya sel telur bagi wanita. Dalam hal ini dapat diketahui bahwa terjadinya perkembangan ada di saat fase REMAJA .

0 komentar:

Poskan Komentar