ao camciicamcioo's: Tokoh dan Penokohan camciio's









Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Kamis, 24 Maret 2011

Tokoh dan Penokohan

1. Tokoh Utama
·         Tokoh utama adalah tokoh yang dinamis sehingga sifat mereka sewaktu-waktu dapat berubah.
·         Tokoh utama yang berkuasa atas jalannya cerita.
·         Tokoh ‘major’ tidak selalu menjadi tokoh utama.
·         Tokoh sentral adalah tokoh utama dibagi lagi menjadi dua yaitu, protagonis dan antagonis.
·         Biasanya ada beberapa tokoh dalam sebuah cerita, namun untuk tokoh utama biasanya hanya ada satu.
·         Tokoh Major biasanya yang tokoh bulat.
·         Contoh: Hasan dalam buku Atheis
2. Tokoh Periferal/ Pembantu
·         Terkadang tokoh periferal adalah tokoh yang membantu tokoh utama untuk melawan tokoh antagonis
·         Tokoh periferal adalah tokoh yang membantu jalannya sebuah cerita, tetapi tidak selalu menjadi sebuah sorotan.
·         Untuk tokoh bawahan dibagi menjadi dua juga yaitu, tambahan dan andalan.
·         Tokoh pembantu atau periferal adalah tokoh yang statis sehingga sepanjang cerita, karakter tersebut tidak akan mengalami perubahan.
·         Tokoh periferal hanyalah pembantu atau yang mendukung tokoh utama.
·         Kehadiran tokoh periferal pun dapat mengambil perhatian penonton.
·         Contoh: Rusli dan Kartini dalam buku Atheis.
3. Tokoh Antagonis dan Protagonis
·         Tokoh protagonis
o   Menurut tema tradisional: Tokoh yang berkarakter positif.
Karena berkembangnya sastra:
o   Tokoh utama dalam cerita yang diceritakan untuk menjadi pusat perhatian pembaca.
o   Tidak harus ‘baik’.
o   Biasanya diklasifikasikan menjadi tokoh bulat.
o   Tokoh yang mengangkat tema.
o   Tokoh yang harus selalu ada sampai terakhir.
Contoh:
§  Teto dalam buku Burung- Burung Manyar merupakan tokoh protagonis walaupun dirinya melawan Republik Indonesia. Hal ini dikarenakan pengarang menceritakan secara detail sudut pandang Teto, sehingga pembaca dapat mengerti dan memaklumi tindakan-tindakan yang diambil Teto.
·         Tokoh atagonis
o   Menurut tokoh tradisional: Tokoh yang berkarakter negatif .
Karena berkembangnya sastra:
o   Tokoh yang memberi konflik pada tema  utama dan berlawanan dengan karakter protagonis.
o   Tokoh yang menyebabkan permasalahan utama dalam cerita.
o   Tokoh antagonis tidak selalu ‘jahat’.
o   Seseorang atau suatu keadaan yang tidak menguntungkan tokoh utama.
o   Tokoh antagonis tidak selalu digambarkan dengan seseorang bisa juga digambarkan sebagai keadaan yang tidak menguntungkan bagi tokoh utamanya. Contoh: kematian, sakit dll.
o   Konflik dapat juga disebabkan oleh diri sendiri.
Contoh:
a. Anwar, karena dalam buku ‘Atheis’, Anwar merupakan orang yang mempengaruhi Hasan dan merupakan salah satu faktor pecahnya rumah tangga Hasan dengan Kartini
b. Kepergian Ibu Teto dalam buku ‘Burung- Burung Manyar’
4. Tokoh Flat dan Round
·         Tokoh Datar
o   Diceritakan dari satu segi watak saja, bersifat statis, jarang berubah karakternya, kadang sama sekali tidak berubah.
o   Tokoh datar disebut juga tokoh sederhana dan tokoh pipih.
o   Tokoh datar: tidak memberikan kejutan.
o   Tidak banyak detail yang menjelaskan tokoh datar sehingga mudah untuk diklasifikasi.
o   Kebanyakan tokoh minor atau tokoh pembantu merupakan tokoh datar.
o   Tokoh flat jarang berubah atau tidak berubah sama sekali dalam cerita.
o   Berkembang hanya dari satu ide dan tidak berubah sampai cerita selesai.
o   Hanya memiliki satu kepribadian tertentu; bersifat flat, datar, steorotip, monoton dan hanya menampakan satu karakter.
o   Tindakan-tindakan dan perilaku tokoh datar mencerminkan satu karakter yang dimilikinya.
o   Mudah diklasifikasi dan dimengerti oleh pembaca.
o   Pengarang mengunakan tokoh-tokoh datar untuk memfokuskan pikiran pembaca ke karakter bulat.
o   Contoh:
§   Kartun, kancil, animasi
§  Rusli dalam buku ‘Atheis’ merupakan tokoh datar karena dengan kepercayaan dan kepintaranya, ia dapat mempengaruhi Hasan yang merupakan tokoh utama.
·         Tokoh Bulat
o   Tokoh yang semua wataknya diungkapkan. Sangat dinamis dan mengalami banyak perubahan watak.
o   Disebut juga tokoh komplek atau tokoh bundar.
o   Merupakan tokoh yang berkembang.
o   Lebih mencerminkan kehidupan manusia yang sebenarnya, sebagaimana kehidupan manusia tidaklah monoton.
o   Memiliki banyak detail karakter, baik maupun buruk.
o   Tidak mudah untuk di klasifikasi karena banyak perubahan.
o   Kebanyakan tokoh utama mayor merupakan tokoh bulat sehingga memungkinkan tokoh protagonis memiliki unsur tokoh antagonis.
o   Harus bisa memberikan ‘kejutan’ dalam cara yang meyakinkan.
o   Bila tokoh tidak memberikan ‘kejutan’ pada pembaca maka tokoh tersebut merupakan tokoh datar.
o   Tokoh bulat ada yang baik dan ada yang jahat.
o   Perubahan tokoh bulat harus dapat dipertanggung jawabkan dan memiliki alasan.
o   Tujuan, ambisi dan nilai-nilai mereka berubah-ubah seiiring berjalannya cerita.
o   Sikapnya berubah tergantung dengan hasil dari kejadian-kejadian yang terjadi pada dirinya.
o   Contoh:
§  Teto dalam buku ‘Burung- Burung Manyar’ merupakan tokoh bulat seiring dengan berubahnya perasaan yang dimilikinya terhadap Republik Indonesia.
§  Hasan dalam buku ‘Atheis’ merupakan tokoh bulat karena berubahnya pendirian mengenai kepercayaan yang dimilikinya.





Daftar Pustaka

"Glossary of Literary Terms." The University of North Carolina at Pembroke. Web. 7 Nov. 2009. <http://www.uncp.edu/home/canada/work/allam/general/glossary.htm>.
"INTRINSIK «" AG.SUYOTO’S. Web. 06 Nov. 2009. <http://agsuyoto.wordpress.com/intrinsik/>.
"Literary Devices." Mr. Braiman's English Online. Web. 10 Nov. 2009. <http://mrbraiman.home.att.net/lit.htm>.
"Literature -- Creating Character." Teacher Professional Development and Teacher Resources by
Annenberg Media. Web. 09 Nov. 2009. <http://www.learner.org/interactives/literature/read/charact2.html>.
"Literary Elements." OUSD Online. Web. 12 Nov. 2009. <http://www.orangeusd.k12.ca.us/yorba/literary_elements.htm>.
"Literary Elements." OUSD Online. Web. 6 Nov. 2009. <http://www.orangeusd.k12.ca.us/yorba/literary_elements.htm>.
"Literary Terms and Definitions C." Web. 10 Nov. 2009. <http://web.cn.edu/kwheeler/lit_terms_C.html>.
"Materi Unsur Intrinsik Sastra." GOEDANG BAHASA DAN SASTRA. Web. 11 Nov. 2009. <http://gubukbahasasastra.blogspot.com/2009/08/materi-unsur-intrinsik-satra.html>.
Nurgiyantoro, Burhan. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada UP, 1995. Print.
"Pengertian Tokoh dan Penokohan -." Offers Review and Software Download Free. Idonbiu.com,
2009. Web. 07 Nov. 2009. <http://www.idonbiu.com/2009/07/pengertian-tokoh-dan-penokohan.html>.
"The Elements of Literature." Roane State Community College - Welcome. Web. 10 Nov. 2009.
<http://www.roanestate.edu/owl&writingcenter/OWL/ElementsLit.html>.

0 komentar:

Poskan Komentar